Niat Tayammum Dan Tata Cara Bertayammum Yang Benar

Niat Tayammum Dan Tata Cara Bertayammum Yang Benar - Tayammum adalah mengusap muka dan dua belah tangan dengan debu atau tanah yang suci. Pada suatu waktu tayamum bisa jadi pengganti wudhu dan mandi dengasn syarat-sayarat tertentu. Lalu bagaimana melakukan tayamum yang benar? Untuk melakukan tayammum yang benar Kita haruslah mengetahui niat tayammum dan tata cara bertayammum yang benar. Ada beberapa hal yang patut di ketahui diantaranya :





Punya Masalah Sakit maag? silakan klik Obat Sakit Maag

Niat Tayammum Dan Tata Cara Bertayammum Yang Benar


1. Syarat-syarat tayammum
  • Tidak ada air dan sudah berusaha mencarinya, tetapi tidak ketemu
  • berhalangan menggunakan air, seperti sedang sakit, apabila terkena air penyakitnya akan bertambah parah
  • Telah masuk waktu Shalat
  • Dengan tanah atau debu yang suci
2. Fardu Tayammum
  • Niat dalam hati (untuk shalat) Lafadz niat Tayammum adalah : Nawaitut-tayammuma li istibaahatish-shaalati fardhal lillahi ta'aalaa.  Kemudian meletakan kedua belah telapak tangan diatas debu untuk diusapkan ke muka.
  • Mengusap muka dengan telapak tangan dengan dua kali usapan
  • Mengusap dua belah tangan hingga siku-siku dengan tanah atau debu dua kali
3. Sunah Tayammum
  • Membaca basmalah (Bismillaahir-rahmaanir-rahiim)
  • Mendahulukan anggota yang kanan dari pada yang kiri
  • Menipiskan debu 
4. Perkara yanga membatalkan Tayammum
  • Segala hal yang membatalkan wudhu
  • Melihat air sebelum shalat, kecuali yang bertayammum karena sakit
  • Murtad, keluar dari Islam 

Punya Masalah Sakit Maag? silakan klik Obat Sakit Maag


Itulah tentang niat Tayammum dan tata cara bertayammum yang benar.

27 comments:

  1. Terima Kasih gan,sangat membantu banget

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. makasih banget < besok di tes tayamum nih gan >

      Delete
  3. mathur tengkyu, buat bekel naek gunung :D
    aer susah hehe

    ReplyDelete
  4. thank's banget gan.,

    ReplyDelete
  5. orang yang tengok blok ni x pandai baca...exept aku

    ReplyDelete
  6. Hatur nuhun gan :) sangat membantu :)

    ReplyDelete
  7. Semoga ilmunya berkah selalu, sobat....

    ReplyDelete
  8. sangat membantu buat para pendaki

    ReplyDelete
  9. thanks banget nih.....,..

    ReplyDelete
  10. Makasih atas informasinya

    ReplyDelete
  11. makasih :) sangat membantu. cz bwt UPRAK besok :)

    ReplyDelete
  12. Makasih gan niat nya. Besok ujian praktek soalnta

    ReplyDelete
  13. Makasih banget gan ^_^

    ReplyDelete
  14. Makasih sangat membantu nih dikit lagi mau ujian praktik tayamum :)

    ReplyDelete
  15. dalam hadist hanya disebutkan mengusap masing2 sekali. dan mengusp tangan hanya sampai pada pergelangan tangan (tidak sampai pada siku) . tolong disebutkan sebuah hadits yg menjadi dasar mengusapkannya sampai siku...sukron. mungkin bisa jadi masukan bagi ana...
    Tata cara tayammum Nabi shollallahu ‘alaihi was sallam dijelaskan hadits ‘Ammar bin Yasir rodhiyallahu ‘anhu,
    بَعَثَنِى رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – فِى حَاجَةٍ فَأَجْنَبْتُ ، فَلَمْ أَجِدِ الْمَاءَ ، فَتَمَرَّغْتُ فِى الصَّعِيدِ كَمَا تَمَرَّغُ الدَّابَّةُ ، فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِلنَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَ « إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيكَ أَنْ تَصْنَعَ هَكَذَا » . فَضَرَبَ بِكَفِّهِ ضَرْبَةً عَلَى الأَرْضِ ثُمَّ نَفَضَهَا ، ثُمَّ مَسَحَ بِهَا ظَهْرَ كَفِّهِ بِشِمَالِهِ ، أَوْ ظَهْرَ شِمَالِهِ بِكَفِّهِ ، ثُمَّ مَسَحَ بِهِمَا وَجْهَهُ
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi was sallam mengutusku untuk suatu keperluan, kemudian aku mengalami junub dan aku tidak menemukan air. Maka aku berguling-guling di tanah sebagaimana layaknya hewan yang berguling-guling di tanah. Kemudian aku ceritakan hal tersebut kepada Nabi shallallahu ‘alaihi was sallam. Lantas beliau mengatakan, “Sesungguhnya cukuplah engkau melakukannya seperti ini”. Seraya beliau memukulkan telapak tangannya ke permukaan bumi sekali pukulan lalu meniupnya. Kemudian beliau mengusap punggung telapak tangan (kanan)nya dengan tangan kirinya dan mengusap punggung telapak tangan (kiri)nya dengan tangan kanannya, lalu beliau mengusap wajahnya dengan kedua tangannya.[16]
    Dan dalam salah satu lafadz riwayat Bukhori,
    وَمَسَحَ وَجْهَهُ وَكَفَّيْهِ وَاحِدَةً
    “Dan beliau mengusap wajahnya dan kedua telapak tangannya dengan sekali usapan”.
    Berdasarkan hadits di atas kita dapat simpulkan bahwa tata cara tayammum beliau shallallahu ‘alaihi was sallam adalah sebagai berikut.
    • Memukulkan kedua telapak tangan ke permukaan bumi dengan sekali pukulan kemudian meniupnya.
    • Kemudian menyapu punggung telapak tangan kanan dengan tangan kiri dan sebaliknya.
    • Kemudian menyapu wajah dengan dua telapak tangan.
    • Semua usapan baik ketika mengusap telapak tangan dan wajah dilakukan sekali usapan saja.
    • Bagian tangan yang diusap adalah bagian telapak tangan sampai pergelangan tangan saja atau dengan kata lain tidak sampai siku seperti pada saat wudhu[17].
    • Tayammum dapat menghilangkan hadats besar semisal janabah, demikian juga untuk hadats kecil.
    • Tidak wajibnya urut/tertib dalam tayammum.

    ________________________________________

    ReplyDelete
  16. terus bagaimana kalau ada air tapi airnya tak suci...?

    ReplyDelete
  17. Thanks ya udah berbagi pengalaman kebetulan mau mudik nih jadi bisa dipraktekin di bus entar soalnya perjalanan gue dua hari dua mlm di bus jd gak ada halangan utk sholat walau dlm bus sekalian,sukses gan

    ReplyDelete
  18. alhamdulillah, terima kasih ilmunya.

    ReplyDelete